SINJAI, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Sinjai menyatakan dukungan penuh terhadap wacana kenaikan gaji dan peningkatan kesejahteraan Kejaksaan RI, selama kebijakan tersebut didasarkan pada kinerja nyata dan capaian penegakan hukum yang telah ditunjukkan selama ini.
LSM LIRA menilai, beban kerja jaksa dalam menangani perkara strategis, khususnya tindak pidana korupsi, tidak sebanding dengan tingkat kesejahteraan yang diterima. Padahal, Kejaksaan telah membuktikan perannya dalam menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara dalam jumlah yang sangat besar.
“Kami mendukung kenaikan gaji jaksa selama berbasis kinerja. Fakta menunjukkan Kejaksaan berhasil mengungkap dan menangani kasus-kasus besar yang menyelamatkan keuangan negara hingga triliunan rupiah,” ujar LIRA Sinjai, Selasa 3 Februari 2026.

Menurut LIRA Sinjai, capaian Kejaksaan Agung dalam lima tahun terakhir tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejumlah mega perkara korupsi, mulai dari sektor keuangan, sumber daya alam, hingga pelayanan publik, berhasil dibongkar dan diproses secara hukum.
Namun demikian, LIRA menegaskan bahwa dukungan tersebut harus dibarengi dengan komitmen kuat terhadap integritas dan transparansi. Kenaikan kesejahteraan, kata LIRA, tidak boleh menjadi ruang kompromi terhadap independensi dan profesionalitas aparat penegak hukum.
“Kesejahteraan yang layak justru penting untuk memperkuat integritas jaksa, agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh tekanan, godaan, maupun intervensi dalam penanganan perkara,” tegasnya.
LSM LIRA Sinjai juga mendorong pemerintah dan DPR RI agar merespons aspirasi tersebut secara objektif dan terukur, bukan semata melihatnya sebagai tuntutan sektoral.
Menurut mereka, kesejahteraan penegak hukum merupakan bagian dari investasi negara dalam memperkuat sistem hukum dan pemberantasan korupsi.
“Kami berharap negara hadir secara adil. Ketika negara menuntut kinerja luar biasa dari penegak hukum, maka negara juga wajib memberikan jaminan kesejahteraan yang sepadan,” pungkasnya.
Jamal: Cyber








