Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Karyawan Koperasi di Pasangkayu, Kuasa Hukum Desak Pasal Pembunuhan Berencana

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASANGKAYU, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID — Kepolisian Resor (Polres) Pasangkayu menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang karyawan koperasi bernama Hijrah, yang ditemukan tewas di kebun kelapa milik warga di Dusun Tanga-tanga, Desa Sarjo, beberapa bulan lalu. Reka ulang tersebut berlangsung di Lapangan Corona Polres Pasangkayu, Kamis (27/11/2025).

Sebanyak 17 adegan diperagakan oleh tersangka untuk merangkai kembali kronologi kejadian. Polisi tengah mendalami dugaan kuat adanya unsur perencanaan dalam aksi keji tersebut.

Kuasa hukum keluarga korban, Egar Mahesa, yang mengikuti seluruh proses rekonstruksi, menilai beberapa adegan menunjukkan indikasi yang mengarah pada pembunuhan berencana.

“Unsur kesengajaan dan perencanaan itu kami lihat jelas dari reka adegan. Karena itu kami meminta penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP,” tegas Egar usai kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa Pasal 340 KUHP memuat ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun. Pihaknya menolak penerapan Pasal 338 KUHP yang ancamannya dinilai lebih ringan bagi pelaku.

“Keluarga korban berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Jangan sampai hanya Pasal 338 yang digunakan,” tambahnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, keluarga korban turut hadir. Mereka terlihat haru sekaligus tegas menyuarakan tuntutan keadilan atas hilangnya nyawa Hijrah secara tragis dan berbuatan tersebut sangat tidak manusiawi. (CMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng
Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan
Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang
Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa
Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI
Tinjau UPT Tanjung Cina, Gubernur Sulbar Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Pemberdayaan Transmigran
Tinjau Pembangunan Batalyon di Pasangkayu, Gubernur Sulbar Tekankan Percepatan dan Dampak Ekonomi
Bupati Yaumil Sambut Safari Ramadhan Gubernur Sulbar di Pasangkayu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:20 WIB

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:43 WIB

Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:38 WIB

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:57 WIB

Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI

Berita Terbaru

Uncategorized

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Jumat, 27 Feb 2026 - 05:38 WIB