MOROWALI UTARA, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Bentrokan kembali terjadi di lahan perkebunan sawit yang berada di antara jalan Blok E.25 dan E.26, Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Rabu (siang) sekitar pukul 14.00 WITA.
Dalam insiden tersebut, dua kelompok massa dilaporkan terlibat saling serang. Bahkan, kedua belah pihak disebut membawa senjata tajam (sajam) serta busur panah.
Hingga kini belum ada data resmi terkait jumlah korban. Namun dari video yang beredar di masyarakat, terlihat seorang warga mengalami luka setelah terkena anak panah.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolres Morowali Utara langsung mengambil langkah cepat dengan menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.
Petugas juga menyita sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan oleh kedua kelompok yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Sebelumnya, konflik lahan ini diketahui telah dilaporkan oleh salah satu kelompok pemilik lahan ke Polres Morowali Utara sejak 25 Februari lalu.
“Kami meminta aparat penegak hukum segera menindak para perusuh yang sudah sangat meresahkan para pemilik lahan sawit di Desa Bungintimbe,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga juga menyebutkan bahwa salah satu terduga pelaku berinisial AR sebelumnya telah membuat surat pernyataan di hadapan aparat penegak hukum untuk tidak lagi memasuki lahan tersebut.
“AR itu sudah pernah dibuatkan surat pernyataan agar tidak lagi masuk ke lahan kami untuk beraktivitas, namun seolah-olah kebal hukum,” tambahnya.
Masyarakat berharap Polres Morowali Utara segera mengambil langkah tegas, baik dengan memfasilitasi penyelesaian konflik maupun menindak para terduga pelaku, guna menghindari konflik yang berpotensi meluas.
Roland: Cyber








