Wabup Herny Agus Buka Rakor Pelepasan Kawasan Hutan, Dorong Percepatan Reforma Agraria di Pasangkayu

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangkayu, Cybermerahputih.co.id – Wakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pelepasan Kawasan Hutan oleh Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Pasangkayu. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Pasangkayu dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pasangkayu, Kepala BPN Pasangkayu, Kejari Pasangkayu, perwakilan Dandim 1427/Pasangkayu, Asisten II Setda Pasangkayu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Kabag Protokol Kabupaten Pasangkayu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Herny Agus menegaskan bahwa reforma agraria merupakan program strategis nasional yang bertujuan menciptakan keadilan dalam penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Program ini juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan sosial.

“Salah satu agenda penting dalam reforma agraria adalah penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan, termasuk melalui mekanisme pelepasan kawasan hutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Herny Agus.

Ia mengakui, di Kabupaten Pasangkayu masih terdapat dinamika dan permasalahan terkait penguasaan dan pemanfaatan lahan yang secara administratif berada dalam kawasan hutan, namun secara faktual telah lama dimanfaatkan masyarakat untuk pemukiman, pertanian, maupun kegiatan ekonomi lainnya.

“Kondisi ini tentu memerlukan penanganan yang komprehensif, hati-hati, dan berbasis data agar tidak menimbulkan konflik sosial maupun permasalahan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria sangat penting sebagai wadah koordinasi lintas sektor, lintas kewenangan, dan lintas pemerintahan dalam menyatukan persepsi, langkah, dan kebijakan terkait proses pelepasan kawasan hutan serta penataan akses bagi masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berharap dapat:

Menyelaraskan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait regulasi dan mekanisme pelepasan kawasan hutan.
Mengidentifikasi secara jelas lokasi, subjek, dan objek tanah yang diusulkan dalam skema reforma agraria.
Menyusun langkah-langkah konkret dan terukur, termasuk pembagian peran antarinstansi.
Mendorong percepatan penyelesaian permasalahan lahan secara adil, transparan, dan berkelanjutan.

Wakil Bupati menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu senantiasa mendukung penuh pelaksanaan reforma agraria dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup, kepastian hukum, serta stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan forum tersebut sebagai ruang dialog yang konstruktif, terbuka, dan solutif demi menghasilkan rekomendasi yang berdampak nyata.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Gugus Tugas Reforma Agraria serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya penataan agraria di Kabupaten Pasangkayu. Semoga rapat koordinasi ini menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai,” pungkasnya.

Red: Cyber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Diminta Serius Sikapi Keluhan Warga Terkait SPMB
Pasangkayu Matangkan Persiapan Upacara Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026
Dengan Pendekatan Akrab, Polantas Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar
Perwakilan Masyarakat Adat Desa Ako Gugat PT Pasangkayu, Klaim Penguasaan Lahan Adat Dibawa ke Pengadilan
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasangkayu Gelar Upacara dan Ramah Tamah, Kapolres Bacakan Amanat Presiden
Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit, Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan 2026 Resmi Dibuka
Warga Desa Doda Protes Keras, Platdeker Diganti Gorong-gorong Dinilai Abaikan Risiko Banjir
Sekda Pasangkayu Buka Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Desa Cantik Statistik, Tegaskan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:19 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Diminta Serius Sikapi Keluhan Warga Terkait SPMB

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:11 WIB

Pasangkayu Matangkan Persiapan Upacara Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:48 WIB

Dengan Pendekatan Akrab, Polantas Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:41 WIB

Perwakilan Masyarakat Adat Desa Ako Gugat PT Pasangkayu, Klaim Penguasaan Lahan Adat Dibawa ke Pengadilan

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:44 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasangkayu Gelar Upacara dan Ramah Tamah, Kapolres Bacakan Amanat Presiden

Berita Terbaru