SUMUT, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Kabar menggembirakan datang dari keluarga besar Lumbung Informasi Rakyat (LIRA). Samsudin, SH resmi dipercaya memimpin LSM LIRA Indonesia sebagai Presiden yang baru melalui MUNAS LSM LIRA ke-21 yang dilaksanakan di Hotel Danau Toba Medan Sumatra Utara, Sabtu 19 Juni 2026.
Terpilihnya Samsudin menjadi harapan baru bagi seluruh jajaran organisasi untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, menegakkan keadilan, serta mengawal kebenaran di tengah berbagai tantangan bangsa.
Sebelumnya, Samsudin dikenal sebagai salah satu kader dan pimpinan LIRA yang memiliki pengalaman panjang dalam membesarkan organisasi, termasuk saat memimpin LIRA Jawa Timur.
Amanah besar yang kini berada di pundak Samsudin diharapkan mampu membawa LIRA semakin kuat, independen, dan konsisten dalam menjalankan fungsi sosial kontrol terhadap berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan rakyat.
Banyak kalangan menaruh harapan agar kepemimpinan baru ini mampu mempertahankan marwah LIRA sebagai lembaga independen yang selama ini dikenal aktif mengawal transparansi, keadilan, serta menjadi wadah aspirasi masyarakat di berbagai daerah. LIRA sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu organisasi masyarakat dan lembaga independen terbesar di Indonesia dengan jaringan yang tersebar di berbagai provinsi dan kabupaten/kota.
Dalam kepemimpinannya, Samsudin diharapkan tetap tegas dalam memperjuangkan hak-hak rakyat, mengawasi berbagai bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan publik.
“Selamat dan sukses atas terpilihnya Samsudin, SH sebagai Presiden LSM LIRA Indonesia. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, tegas dalam mempertahankan hak dan kebenaran, serta mampu membawa LIRA semakin maju, profesional, dan dipercaya oleh rakyat Indonesia,” demikian harapan yang disampaikan berbagai elemen masyarakat dan pengurus LIRA di berbagai daerah.
Dengan semangat kepemimpinan baru, LSM LIRA Indonesia diharapkan terus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam pembangunan bangsa, menjaga independensi organisasi, serta memperkuat perannya sebagai lembaga yang berpihak pada kepentingan rakyat dan tegaknya keadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Medan: Cyber








