Presiden LSM LIRA Indonesia Desak Presiden Prabowo Hukum Mati Koruptor Kelas Kakap

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA [CYBERMERAHPUTIH.CO.ID] – Presiden LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Indonesia, Drs. H. Muhammad Yusuf Rizal, SH., M.Si., mendesak Presiden Republik Indonesia, Jenderal Prn. H. Prabowo Subianto, untuk menunjukkan ketegasan dalam memberantas korupsi, khususnya terhadap para koruptor kelas kakap yang selama ini dinilai kebal hukum.

Menurut Yusuf Rizal, tanpa adanya ketegasan seorang kepala negara, mustahil praktik korupsi yang sudah mengakar kuat di berbagai sektor dapat diberantas. “Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merusak sendi-sendi bangsa. Jika tidak ada sikap tegas dari Presiden, maka perilaku busuk ini akan terus tumbuh subur. Bahkan, kelak bisa menjadi perbuatan paling tercela yang diwariskan dalam negeri yang sama-sama kita cintai ini,” tegas Yusuf Rizal dalam keterangannya, Jumat 5/09/2025.

Ia menegaskan, korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan negara. Karena itu, LSM LIRA mendesak agar pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tidak hanya sekadar mengumbar janji, tetapi benar-benar menindak tegas para koruptor kelas kakap, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih.

“Negeri ini tidak akan pernah maju jika korupsi masih dilanggengkan. Kami mendorong Presiden untuk menjadikan pemberantasan korupsi sebagai agenda prioritas, bukan sekadar wacana. Jangan ada lagi ruang kompromi terhadap koruptor,” ujar Yusuf Rizal.

Sebagai organisasi kontrol sosial yang memiliki jaringan luas hingga ke tingkat kabupaten/kota, LSM LIRA menyatakan siap mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi. Namun, Yusuf Rizal juga mengingatkan, tanpa kemauan politik yang kuat dari pucuk pimpinan negara, semua upaya hanya akan berakhir pada slogan tanpa hasil nyata.

“Rakyat menunggu bukti, bukan sekadar janji. Presiden harus berdiri di garis terdepan dalam perang melawan korupsi, karena hanya dengan keteladanan dan keberanian pemimpin, bangsa ini bisa terbebas dari perbuatan keji yang telah menggerogoti moral dan perekonomian bangsa,” tutupnya. (CP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng
Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan
Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang
Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa
Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI
Tinjau UPT Tanjung Cina, Gubernur Sulbar Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Pemberdayaan Transmigran
Tinjau Pembangunan Batalyon di Pasangkayu, Gubernur Sulbar Tekankan Percepatan dan Dampak Ekonomi
Bupati Yaumil Sambut Safari Ramadhan Gubernur Sulbar di Pasangkayu
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:20 WIB

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:43 WIB

Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:38 WIB

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:57 WIB

Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI

Berita Terbaru

Uncategorized

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Jumat, 27 Feb 2026 - 05:38 WIB