Nelayan Tradisional Tarakan Pertanyakan Dampak Reklamasi Pelabuhan Malundung

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tarakan, Cybermerahputih.co.id – Ketua Kesatuan Nelayan
Tradisional Indonesia (KNTI) Tarakan, Rustam, menyuarakan kekhawatiran para nelayan terkait proyek pembangunan dan reklamasi di kawasan Pelabuhan Malundung yang diduga dikelola oleh PT Pelindo.

Rustam mengatakan, hingga saat ini belum ada sosialisasi kepada para pengguna laut, khususnya nelayan tradisional, mengenai dampak jangka panjang dari proyek tersebut.

“Belum pernah ada sosialisasi kepada nelayan yang setiap hari mencari nafkah di perairan ini,” ujar Rustam, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, proyek reklamasi berpotensi menimbulkan sejumlah dampak bagi masyarakat pesisir. Salah satunya adalah perubahan pola gelombang laut.

“Gelombang laut bisa pecah di dinding reklamasi dan pantulannya berpotensi membahayakan kapal nelayan maupun permukiman warga di sekitar pelabuhan,” jelasnya.

Selain itu, Rustam juga menyoroti rencana pengerukan dasar laut yang diduga akan dijadikan material timbunan reklamasi. Aktivitas tersebut dikhawatirkan dapat merusak ekosistem laut.

Ia mempertanyakan apakah proyek tersebut telah melalui kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) secara mendalam.

“Nelayan khawatir aktivitas pengerukan dan pembangunan skala besar ini akan membuat ikan menjauh dari perairan Tarakan, yang tentu akan berdampak langsung pada pendapatan nelayan kecil,” katanya.

Rustam juga melayangkan kritik kepada Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Utara. Ia meminta pemerintah tidak pasif dalam mengawasi perizinan serta dampak sosial dari proyek tersebut.

“Jangan sampai atas nama pembangunan, hak-hak konstitusional nelayan justru diabaikan atau bahkan diinjak. Pembangunan harus maju, tetapi nelayan jangan dipinggirkan,” tegasnya.

Para nelayan juga menuntut adanya transparansi dari pihak pengelola proyek maupun pemerintah. Mereka mendesak agar segera dilakukan pertemuan untuk menjelaskan sejumlah hal, antara lain:
Sejauh mana dampak pembangunan terhadap lingkungan laut.

Bentuk tanggung jawab atau kompensasi yang disiapkan jika proyek tersebut terbukti merugikan mata pencaharian nelayan.
Sementara itu, awak media telah mencoba menghubungi General Manager PT Pelindo, Amrullah, untuk meminta klarifikasi. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan konfirmasi.

Rahman: Cyber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolda Sulbar Buka Audit Kinerja: Jadikan Ini Sarana Peningkatan Kinerja Serta Optimalisasi Pencapaian Tugas
Bhabinkamtibmas Polsek Baras Dampingi Korban Penganiayaan, Pastikan Penanganan Berjalan Aman
Di Tengah Kemarau, Polres Pasangkayu Hadir: 7.000 Liter Air untuk Sekolah dan Warga
Kapolda Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Senkom, Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas yang Kondusif
Di Tengah Kemarau, Polsek Pasangkayu dan BPBD Hadir Bawa Harapan: 15 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Martajaya
Polres Sinjai Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Semangat Pengabdian.
Solid Bergerak! TNI, Polri dan Damkar Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Ako
Briptu Risaldi Personel Ditlantas Polda Sulbar Wakili Indonesia di Ajang Internasional Karate Sri Lanka 2027 Mendatang
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 05:07 WIB

Wakapolda Sulbar Buka Audit Kinerja: Jadikan Ini Sarana Peningkatan Kinerja Serta Optimalisasi Pencapaian Tugas

Selasa, 8 September 2026 - 04:51 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Baras Dampingi Korban Penganiayaan, Pastikan Penanganan Berjalan Aman

Selasa, 8 September 2026 - 00:18 WIB

Di Tengah Kemarau, Polres Pasangkayu Hadir: 7.000 Liter Air untuk Sekolah dan Warga

Kamis, 3 September 2026 - 13:04 WIB

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Senkom, Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas yang Kondusif

Kamis, 3 September 2026 - 12:52 WIB

Di Tengah Kemarau, Polsek Pasangkayu dan BPBD Hadir Bawa Harapan: 15 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Martajaya

Berita Terbaru