Bulungan, Cybermerahputih.co.id —
Ketua DPC PDI-P Bulungan, Markus Juk, dan Bendahara PDI-P Bulungan yang juga Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Rosana Bin Serang, menggelar konferensi pers terkait dugaan pengeroyokan yang melibatkan salah satu kader partai. Konferensi pers berlangsung bersama awak media di Kafe Nara Gogi Yuk, Rabu (12/11/25).
Dalam keterangannya, Markus menyayangkan kasus tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Ia menegaskan bahwa proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.
“Kita serahkan ke aparat penegak hukum, apakah kader kami terlibat atau tidak,” ujarnya, Jumat (14/11/25).
Markus juga menegaskan bahwa sanksi internal akan diputuskan oleh Mahkamah Partai. Ia memastikan PDI-P tidak akan melindungi kader yang terbukti mencoreng nama partai.
“Perintah partai jelas. Siapa pun kader yang mencoreng nama partai, tidak akan dilindungi. Jika terbukti, partai tidak segan-segan memecat dan mencabut keanggotaannya.”
Ia mengutip pesan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, yang mengingatkan seluruh anggota DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI agar berhati-hati dalam bersikap dan tetap dekat dengan masyarakat sebagai “partai pelopor wong cilik”.
Markus menilai bahwa kasus ini telah mencoreng nama baik partai, terlebih di era digital di mana setiap kesalahan dapat segera viral dan menjadi konsumsi publik secara nasional.
Sementara itu, Rosana Bin Serang turut menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan bahwa pihaknya menunggu proses hukum yang kini ditangani Penyidik Polda Kalimantan Utara.
“Kami sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan meminta semua pihak bersabar menunggu hasil penyidik,” ujarnya.
Laporan: Abdul Rahman








