Inflasi Naik Jadi 2,37 Persen, Mendagri Tito Minta Pemda Waspadai Lonjakan Harga Pangan

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk mewaspadai potensi kenaikan harga pangan, terutama komoditas primer seperti beras, bawang merah, cabai merah, dan telur ayam ras, yang menjadi penyumbang utama inflasi.

Peringatan ini disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Senin (11/8/2025). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Juli 2025 tercatat 2,37 persen (yoy), naik dari bulan sebelumnya yang hanya 1,87 persen. Inflasi bulanan mencapai 0,3 persen, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi andil terbesar sebesar 1,08 persen.

“Inflasi ideal itu 1,5–3,5 persen. Kenaikan dari 1,87 menjadi 2,37 persen harus diwaspadai,” tegas Tito.

Ia menyebut Kemendagri memiliki desk khusus memantau pengendalian inflasi daerah melalui jalur inspektorat. Pemda yang belum mengambil langkah akan mendapatkan kunjungan langsung.

Selain inflasi, Tito juga menyoroti pertumbuhan ekonomi daerah. Maluku Utara mencatat pertumbuhan tertinggi 32 persen, diikuti Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, dan Bali. Sebaliknya, Papua Tengah, NTB, dan Papua Barat mengalami kontraksi ekonomi.

Di tingkat kabupaten/kota, pertumbuhan tertinggi tercatat di Penajam Paser Utara, Teluk Bintuni, dan Halmahera Selatan. Sementara Kota Bontang, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Anambas, dan Natuna mengalami pertumbuhan negatif.

Untuk mendorong pertumbuhan, Kemendagri telah menyiapkan sembilan langkah strategis yang bisa diadopsi Pemda dan dilaporkan melalui laman kendaliekonomi.kemendagri.go.id.

Rakor tersebut turut dihadiri Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wakil Kepala BSSN Rachmad Wibowo, Plt. Deputi II KSP Edy Priyono, dan Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Bapanas Nita Yulianis. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng
Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan
Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang
Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa
Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI
Tinjau UPT Tanjung Cina, Gubernur Sulbar Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Pemberdayaan Transmigran
Tinjau Pembangunan Batalyon di Pasangkayu, Gubernur Sulbar Tekankan Percepatan dan Dampak Ekonomi
Bupati Yaumil Sambut Safari Ramadhan Gubernur Sulbar di Pasangkayu
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:20 WIB

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:43 WIB

Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:38 WIB

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:57 WIB

Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI

Berita Terbaru

Uncategorized

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Jumat, 27 Feb 2026 - 05:38 WIB