GRESIK, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Ratusan guru non ASN di Kabupaten Gresik menerima bantuan insentif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik di berbagai jenjang satuan pendidikan madrasah. Mereka berasal dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, H. Muhammad Ali Faiq, mengatakan bahwa penyaluran insentif tersebut sekaligus menjadi rangkaian kegiatan Launching Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80. Acara berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Klampok, Kecamatan Benjeng, Selasa (11/11/2025).
“Ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan kepada para guru non ASN yang telah mengabdikan diri demi kemajuan pendidikan madrasah,” ujarnya.
Total penerima bantuan insentif guru non ASN di Kabupaten Gresik mencapai 450 orang. Pelaksanaan penyaluran dilakukan secara bertahap. Tahap pertama berlangsung di MAN 1 Kecamatan Bungah dengan jumlah penerima 113 orang. Sementara pada tahap kedua di wilayah Kecamatan Benjeng disalurkan kepada 135 guru non ASN dari delapan kecamatan, yaitu Duduksampeyan, Cerme, Benjeng, Balongpanggang, Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom.
Para penerima insentif diketahui sedang dalam proses sertifikasi guru. Muhammad Ali Faiq berharap bantuan ini dapat mendorong kesejahteraan tenaga pendidik madrasah.
“Semoga insentif ini dapat meningkatkan semangat dan kesejahteraan para guru,” tutupnya.
Laporan: Ariyanto.








