Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Berada di Makassar, KPK OTT Fiktif? Sahroni NasDem: Jangan Bikin Drama!

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Bendahara Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Sahroni, angkat bicara menanggapi isu yang menyebut Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam konferensi pers di Hotel Claro, Makassar, Kamis 7 Agustus 2025, Sahroni secara tegas membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa pada saat pemberitaan OTT itu muncul, Abdul Azis justru sedang berada bersamanya dalam agenda resmi Rakernas Partai NasDem di Makassar.

“Saya tegaskan, Abdul Azis tidak berada di Kolaka Timur saat OTT terjadi. Dia ada di sini, bersama saya, mengikuti Rakernas Partai NasDem. Jadi kalau disebut ikut terjaring OTT, itu berita bohong,” ujar Sahroni dengan nada geram.

Sahroni menyebut bahwa informasi yang mengaitkan nama Abdul Azis berasal dari pernyataan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak. Namun, ia menilai pernyataan tersebut tidak akurat dan tidak berdasarkan fakta di lapangan.

Menurutnya, OTT adalah tindakan hukum yang harus disertai dengan penangkapan langsung di tempat kejadian perkara. Tidak bisa seseorang disebut terjaring OTT hanya berdasarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi.

“Proses hukum tidak boleh dijadikan drama publik. OTT itu harus jelas ada barang bukti, ada penangkapan di tempat. Jangan hanya karena ada isu, lalu nama seseorang langsung digiring sebagai pelaku. Itu merusak reputasi tanpa dasar hukum,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.

Sahroni juga mengingatkan bahwa selain KPK, kejaksaan dan kepolisian juga memiliki kewenangan melakukan penegakan hukum. Namun semua proses tersebut harus dilakukan secara prosedural dan berdasarkan asas praduga tak bersalah.

“Kami di NasDem sangat mendukung penegakan hukum yang objektif dan profesional. Tapi kami menolak keras upaya penggiringan opini yang menyudutkan kader kami tanpa bukti kuat,” katanya.

Lebih lanjut, Sahroni menyatakan bahwa jika ke depan ada proses hukum resmi terhadap Abdul Azis, Partai NasDem akan menghormati dan mengikuti prosedur yang berlaku.

Namun hingga kini, kata Sahroni, Abdul Azis masih aktif mengikuti Rakernas di Makassar dan dijadwalkan berada di kota tersebut hingga 10 Agustus 2025.

“Isu OTT terhadap Abdul Azis adalah hoaks. Informasi itu perlu diluruskan agar tidak menyesatkan publik. Jangan ada lagi framing yang merusak nama orang sebelum ada kepastian hukum,” tutup Sahroni.

Sebelumnya, KPK melalui Wakil Ketua Johanis Tanak membenarkan adanya OTT di wilayah Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Namun hingga berita ini diterbitkan, KPK belum secara resmi merilis identitas para pihak yang ditangkap.

Nama Abdul Azis sempat beredar dan dikaitkan sebagai salah satu pihak yang terjaring OTT. Namun klaim tersebut langsung dibantah oleh DPP Partai NasDem dengan menghadirkan Abdul Azis dalam konferensi pers di Makassar. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng
Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan
Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang
Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa
Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI
Tinjau UPT Tanjung Cina, Gubernur Sulbar Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Pemberdayaan Transmigran
Tinjau Pembangunan Batalyon di Pasangkayu, Gubernur Sulbar Tekankan Percepatan dan Dampak Ekonomi
Bupati Yaumil Sambut Safari Ramadhan Gubernur Sulbar di Pasangkayu
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:20 WIB

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kebun Sawit Morowali Utara, Minta Atensi Polda Sulteng

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:43 WIB

Ketum Dedy Safrizal Apresiasi Elang Tiga Hambalang Riau Bagikan Takjil dan Sembako di Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:38 WIB

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:57 WIB

Soal Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinkronisasi Program dan Penguatan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pasangkayu Paparkan Usulan Penguatan Sarana-Prasarana Kesehatan di Hadapan Menteri Kesehatan RI

Berita Terbaru

Uncategorized

Diterpa Angin Kencang, Tower Pemancar Aset Dikpora Tumbang

Jumat, 27 Feb 2026 - 05:38 WIB