Pastikan Stok Beras Aman dan Berkualitas, Agus Ambo Djiwa Sidak Gudang Bulog Mamuju

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Agus Ambo Djiwa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog Subdivre Mamuju, Sabtu (9/8/2025), untuk memastikan ketersediaan beras di Sulawesi Barat aman, mencukupi, dan layak konsumsi.

Kunjungan ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan beras masyarakat dan pentingnya menjaga kualitas beras bantuan pemerintah agar benar-benar bermanfaat.

“Saya ingin memastikan stok beras bantuan pemerintah di gudang Bulog ini cukup untuk kebutuhan masyarakat, dan kualitasnya benar-benar terjaga sebelum disalurkan,” tegas Agus, yang juga Ketua DPD PDIP Sulbar.

Didampingi Asisten Manajer Operasional Bulog Subdivre Mamuju, Muh Kasim, Agus memeriksa langsung karung-karung beras di gudang, mengecek warna, aroma, dan kondisi fisiknya. Ia menekankan, beras yang akan dikonsumsi masyarakat harus bebas kutu, tidak apek, dan memenuhi standar kelayakan pangan.

“Kalau stok sudah tersimpan lebih dari enam bulan, sebaiknya segera disalurkan agar tidak menurun kualitasnya. Jangan sampai bantuan yang sampai di tangan rakyat justru sudah rusak,” tegas mantan Bupati Pasangkayu dua periode itu.

Agus juga menyoroti perlunya peningkatan produksi beras lokal yang dipasok ke Bulog. Dari tujuh pabrik penggilingan gabah di Mamuju, hanya dua yang dinilai memiliki teknologi modern dan memenuhi standar mutu.

“Nantinya, kalau mau kualitas beras lebih baik, perbaikan harus dilakukan mulai dari sarana-prasarana pabrik hingga irigasi. Ini bagian penting untuk memastikan Bulog mendapat pasokan beras berkualitas dari petani lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Muh Kasim mengungkapkan stok beras di Gudang Bulog Mamuju saat ini mencapai 2.600 ton. Jumlah tersebut terdiri dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras lokal, serta beras impor dari Myanmar.

Untuk beras SPHP, pihak Bulog telah menyalurkannya ke enam kabupaten di Sulbar, termasuk Pasangkayu. “Alhamdulillah, sambutan masyarakat penerima sangat positif, karena berasnya layak konsumsi dan harganya terjangkau,” kata Muh Kasim. Cp*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Diminta Serius Sikapi Keluhan Warga Terkait SPMB
Pasangkayu Matangkan Persiapan Upacara Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026
Dengan Pendekatan Akrab, Polantas Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar
Perwakilan Masyarakat Adat Desa Ako Gugat PT Pasangkayu, Klaim Penguasaan Lahan Adat Dibawa ke Pengadilan
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasangkayu Gelar Upacara dan Ramah Tamah, Kapolres Bacakan Amanat Presiden
Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit, Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan 2026 Resmi Dibuka
Warga Desa Doda Protes Keras, Platdeker Diganti Gorong-gorong Dinilai Abaikan Risiko Banjir
Sekda Pasangkayu Buka Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Desa Cantik Statistik, Tegaskan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:19 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Diminta Serius Sikapi Keluhan Warga Terkait SPMB

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:11 WIB

Pasangkayu Matangkan Persiapan Upacara Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:48 WIB

Dengan Pendekatan Akrab, Polantas Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:41 WIB

Perwakilan Masyarakat Adat Desa Ako Gugat PT Pasangkayu, Klaim Penguasaan Lahan Adat Dibawa ke Pengadilan

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:44 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasangkayu Gelar Upacara dan Ramah Tamah, Kapolres Bacakan Amanat Presiden

Berita Terbaru