Aksi Tolak Tambang Bawah Tanah Memanas, Warga Poboya Blokade Jalan dan Ultimatum PT CPM

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID — Aksi penolakan terhadap rencana penambangan bawah tanah kembali memanas. Warga adat Poboya turun ke jalan menuntut pemenuhan hak-hak masyarakat adat serta kepastian penciutan lahan konsesi milik (PT CPM) untuk dialokasikan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Senin (15/12/2025).

Aksi ini dipicu tidak adanya realisasi tuntutan yang sebelumnya telah disampaikan masyarakat kepada manajemen perusahaan. Pada aksi sebelumnya, 4 Desember 2025, warga telah mengultimatum PT CPM agar merespons tuntutan mereka dalam waktu tujuh hari. Namun hingga batas waktu berakhir, tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan.

Kekecewaan tersebut memuncak dengan aksi blokade jalan yang dilakukan warga, sehingga mengganggu aktivitas industri dan akses produksi di kawasan tambang Poboya. Sejumlah warga juga dilaporkan mendirikan tenda di sekitar lokasi sebagai bentuk perlawanan berkelanjutan.

Warga menegaskan akan terus menutup akses jalan menuju area tambang jika tuntutan mereka tidak segera direalisasikan. Mereka menilai keberadaan konsesi perusahaan selama ini telah mengabaikan hak masyarakat adat dan menutup ruang bagi pertambangan rakyat yang legal dan berkelanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT CPM belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga maupun langkah penyelesaian konflik yang kian memanas tersebut.

@Cyber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolda Sulbar Buka Audit Kinerja: Jadikan Ini Sarana Peningkatan Kinerja Serta Optimalisasi Pencapaian Tugas
Bhabinkamtibmas Polsek Baras Dampingi Korban Penganiayaan, Pastikan Penanganan Berjalan Aman
Di Tengah Kemarau, Polres Pasangkayu Hadir: 7.000 Liter Air untuk Sekolah dan Warga
Kapolda Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Senkom, Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas yang Kondusif
Di Tengah Kemarau, Polsek Pasangkayu dan BPBD Hadir Bawa Harapan: 15 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Martajaya
Polres Sinjai Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Semangat Pengabdian.
Solid Bergerak! TNI, Polri dan Damkar Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Ako
Briptu Risaldi Personel Ditlantas Polda Sulbar Wakili Indonesia di Ajang Internasional Karate Sri Lanka 2027 Mendatang
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 05:07 WIB

Wakapolda Sulbar Buka Audit Kinerja: Jadikan Ini Sarana Peningkatan Kinerja Serta Optimalisasi Pencapaian Tugas

Selasa, 8 September 2026 - 04:51 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Baras Dampingi Korban Penganiayaan, Pastikan Penanganan Berjalan Aman

Selasa, 8 September 2026 - 00:18 WIB

Di Tengah Kemarau, Polres Pasangkayu Hadir: 7.000 Liter Air untuk Sekolah dan Warga

Kamis, 3 September 2026 - 13:04 WIB

Kapolda Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Senkom, Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas yang Kondusif

Kamis, 3 September 2026 - 12:52 WIB

Di Tengah Kemarau, Polsek Pasangkayu dan BPBD Hadir Bawa Harapan: 15 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Martajaya

Berita Terbaru