Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkab Pasangkayu Melalui Dinas Pertanian Gelar Tanam Cabai dan Bawang

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASANGKAYU, CYBERMERAHPUTIH.CO.ID – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui Dinas Pertanian menggelar kegiatan tanam serentak cabai dan bawang merah Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Bukit Panjang, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Senin (15/12/2025).

Tanam serentak ini meliputi komoditas cabai seluas 1 hektare dan bawang merah seluas ½ hektare, sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga kebutuhan pokok di Pasangkayu.

Kepala Desa Polewali, Mujais, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lahan cabai dan bawang merah tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Sari Wangi yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa serta dinas terkait. Ia berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani setempat.

“Kolaborasi ini menjadi modal penting untuk memperkuat sektor pertanian desa dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujar Mujais.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pasangkayu, Kartini, menegaskan bahwa cabai merupakan salah satu komoditas strategis yang sangat berpengaruh terhadap pengendalian inflasi daerah. Oleh karena itu, ia mendorong kelompok tani untuk terus memperluas areal tanam dan meningkatkan produktivitas.

“Peningkatan produksi cabai dan bawang merah menjadi kunci agar Pasangkayu semakin kuat dari sisi ketahanan pangan,” jelasnya.

Mewakili Bupati Pasangkayu, Asisten II Setda Pasangkayu, Suhardi, menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus berupaya mengembangkan tanaman pangan di sektor pertanian. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelompok tani terus terjaga, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pasangkayu,” pungkasnya.

@Red/Cyber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybermerahputih.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Diminta Serius Sikapi Keluhan Warga Terkait SPMB
Pasangkayu Matangkan Persiapan Upacara Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026
Dengan Pendekatan Akrab, Polantas Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar
Perwakilan Masyarakat Adat Desa Ako Gugat PT Pasangkayu, Klaim Penguasaan Lahan Adat Dibawa ke Pengadilan
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasangkayu Gelar Upacara dan Ramah Tamah, Kapolres Bacakan Amanat Presiden
Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit, Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan 2026 Resmi Dibuka
Warga Desa Doda Protes Keras, Platdeker Diganti Gorong-gorong Dinilai Abaikan Risiko Banjir
Sekda Pasangkayu Buka Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Desa Cantik Statistik, Tegaskan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:19 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Diminta Serius Sikapi Keluhan Warga Terkait SPMB

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:11 WIB

Pasangkayu Matangkan Persiapan Upacara Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:48 WIB

Dengan Pendekatan Akrab, Polantas Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:41 WIB

Perwakilan Masyarakat Adat Desa Ako Gugat PT Pasangkayu, Klaim Penguasaan Lahan Adat Dibawa ke Pengadilan

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:44 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasangkayu Gelar Upacara dan Ramah Tamah, Kapolres Bacakan Amanat Presiden

Berita Terbaru