Bulungan, Cybermerahputih.co.id – Bertempat di Aula Universitas Kaltara , Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Penerangan Hukum dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi sedunia ( HAKORDIA) tahun 2025 yang bekerja sama dengan Universitas Kaltara, Kamis( 4/12/25).
Sebanyak lebih kurang 100 peserta yang hadir terdiri dari Mahasiswa dan Civitas akademika Universitas Kaltara antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir dua orang Narasumber sebagai pembicara yaitu Asisten Intelijen Kejati Kaltara , Semeru SH Mhum dan Jimmy Nasroen S.IP.MA, yang merupakan Dosen Pengajar Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Kaltara yang dipandu oleh Moderator Dr Bona Fernandes Simbolon SH.Mhum yang juga menjabat sebagai Kasi IV Bidang Intelejen Kejati Kaltara.
Dalam paparannya, Asisten intelijen Semeru menyampaikan bahwa Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bukan saja tanggungjawab aparat penegak hukum, peran masyarakat sangat penting sebagai pengawas sosial yang aktif, kritis dan berani bersuara.
Kejaksaan membuka ruang partisipatif melalui berbagai saluran pelaporan dan edukasi hukum, mari kita jadikan semangat anti korupsi sebagai bagian dari budaya hidup kita karena bangsa yang berintegritas lahir dari rakyat yang jujur, pemerintah yang bersih dan hukum yang ditegakkan dengan adil.
Dosen pengajar Ilmu budaya, Jimmy Nasroen menegaskan, korupsi bukan hanya kejahatan hari ini, tapi ia merupakan penghianatan terhadap masa depan demokrasi, keadilan sosial dan kelestarian lingkungan. Menanamkan integritas sejak sekarang adalah investasi bagi masa depan Indonesia.
Lebih jauh Rektor Unikal Dr Didi Adriansyah,S.Tp.MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara yang telah menginisiasi dan menggandeng Universitas Kaltara sebagai bagian dari Insan akademis yang dilibatkan dalam kampanye Anti Korupsi , momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia bukan hanya sekedar seremonial dan simbolik namun lebih dari itu merupakan langkah strategis dalam membangun budaya anti Korupsi untuk menumbuhkan kesadaran moral dan etika sehingga mampu menolak praktek – praktek pelanggaran Hukum.
Gubernur LSM Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA) Kaltara Abdul Rahman sangat mengapresiasi Kejaksaan Tinggi Kaltara bersama Universitas Kaltara dalan melakukan kegiatan penyuluhan dan Penerangan hukum dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA)
“LSM LIRA Kaltara tentunya sambut baik HARKODIA yang dilaksanakan Kejati Kaltara dengan Universitas Kaltara,” ungkap Abdul Rahman
Laporan: Tim Cyber








